Kisah Batang Bambu

Ahaay, sudah beberapa tahun tidak aktif dalam blog ini dan sekarang tiba saat nya untuk mencoba kembali. Ya, mencoba kembali berbagi pengalaman lewat tulisan. Akhir tahun seringkali dijadikan momentum untuk perubahan yang lebih baik. Termasuk dalam kisah batang bambu ini yang bisa mencoba membuat kita lebih berpikiran positif dalam menghadapi tahun 2015 yang semakin menarik.

clip_image002

Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya. Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu. Dia berkata kepada batang bambu,” Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?”

Continue reading Kisah Batang Bambu

Menunggu Momentum Titik Balik

clip_image002[10]

Hari yang sedikit mendung dengan hujan gerimis, terduduk memandang ruang luar yang perlahan terbasahi oleh alam. Ya, hari ini hari genap dimana aku menjadi 1 tahun lebih tua. Banyak ucapan selamat ulang tahun dari teman, sahabat, dan keluarga. Namun ada satu ucapan dari seorang sahabat yang berkata,

"Selamat ultah gendut, ingat bro, tambah umur berarti 1 tahun lebih dekat dengan kematianmu. Gunakan waktu ini sebagai titik balik menjadi lebih baik dari segala bidang."

Membaca ucapan itu, hari ini menjadi benar-benar menjadi refleksi bagiku. Wah ternyata memang banyak yang harus direnungkan kembali, mulai dari perkembangan diri, hubungan dengan teman dan keluarga hingga hubungan jarak jauh dengan Titi yang sudah berlangsung lama, aku setia dan bahagia menjalaninya walaupun membuat kami harus bertemu beberapa bulan sekali. Setidaknya dengan segala keterbatasan masih ada harapan untuk lebih bersatu.

Continue reading Menunggu Momentum Titik Balik

Wiweko Soepono – Wiweko Cockpit

Wiweko Soepono lahir di Blitar, Jawa Timur, 18 Januari 1923. Beliau dikenal sebagai perintis industri dunia penerbangan Indonesia bersama-sama dengan R.J. Salatun dan Nurtanio Pringgoadisuryo yang dikenal sebagai tiga serangkai. Selain dikenal sebagai bapak aeromodelling, wiweko juga dikenal sebagai seorang pejuang bangsa.

 

Prestasi dan hasil karyanya
Wiweko pernah membuat sejumlah rancangan model pesawat yang ia buat ketika masih duduk di sekolah menengah (1936-1941). Serta merancang pesawat eksperimental RI-X pesawat ringan ia rancang dan terbang pertama kali 27 Oktober 1948 yang dikenal dengan nama pesawat WEL (Wiweko Eksperimental Lightplane/Pesawat ringan ekseperimental Wiweko). Pesawat kursi tunggal RI-X dibuat Wiweko saat berusia 25 tahun pada tahun 1948, ditenagai mesin sepeda motor bekas Harley Davidson 750 cc. Replikanya mengisi Museum Satrya Mandala, Jakarta.

Continue reading Wiweko Soepono – Wiweko Cockpit

Cinta Jarak Jauh

Cinta,. Kata ini sering diucapkan dan didendangkan dalam tembang lagu. Sering juga saya melihat cinta diumbar dimana-mana, ada yang pelukan, bermanja-manja, dan lain sebagainya walaupun kadang saya merasa bukan pada tempatnya cinta itu diumbar. Di Jakarta ini, dengan gaya pergaulan ala Amerika namun fasilitas ala Afrika ini cinta pun diumbar dimana-mana, terutama kalau malam minggu. Sering kali saya dan teman saya Ferdian ketika berboncengan dengan motornya sering menggerutu ketika melihat mereka yang sedang mengumbar cinta.

Continue reading Cinta Jarak Jauh

Kisah George C.Boldt – Good Leader

bolc1 Dikisahkan, pada sebuah malam hujan badai bertahun tahun yang lalu, ada seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia untuk mendapatkan tempat bermalam dan menghindari hujan.

“Dapatkah Anda memberi kami sebuah kamar di sini?” tanya sang suami kepada si pelayan.

Sang pelayan, seorang laki-laki ramah dengan tersenyum memandang kepada pasangan itu dan menjelaskan bahwa ada tiga acara konvensi di kota, “Semua kamar kami telah penuh,” pelayan berkata.

“Tapi saya tidak dapat mengirim pasangan yang baik seperti Anda keluar kehujanan pada pukul satu dini hari. Mungkin Anda mau tidur di ruangan saya? Tidak terlalu bagus, tapi cukup untuk membuat Anda tidur dengan nyaman malam ini.” Ketika pasangan ini ragu-ragu, pelayan muda ini membujuk.
“Jangan khawatir tentang saya. Saya akan baik-baik saja” kata sang pelayan.
Akhirnya pasangan ini setuju.

Continue reading Kisah George C.Boldt – Good Leader

I’ll Move On – and YOU will guide me

olivia-ong Akhir-akhir ini ini serasa sangat buruk bagiku. Mulai dari pulang pagi, weekend yang aku harus bekerja, konflik pekerjaan dengan tim internal, atasan yang menekan dengan tanggung jawab yang besar, complain dari client dan tekanan dari mereka, deadline yang sangat mepet, serta jauh dari Titi, dan beberapa kegagalan yang seakan datang bertubi-tubi dan tanpa ampun menghampiri diriku. Sejenak aku beristirahat, merebahkan diri untuk merefleksikan apa yang sedang terjadi. Setelah berbicara dan mencurahkan isi hati dengan Ibu dan Titi, masih belum berkurang kegundahan hatiku. Kubuat tanda salib dan kemudian aku curhat denganNya, kulimpahkan segala uneg-uneg yang ada di pikiranku. Aku tutup doa uneg-uneg dengan doa yang Dia ajarkan sendiri. Merasa agak berkurang kegundahan hati, namun  mata ini tidak bisa terpejam memendam tekanan hati, kunyalakan IPod player dan kemudian aku asal menghidupkan lagu. Ternyata lagu pertama yang berputar adalah lagu I’ll Move on dari Olivia Ong. (gambar adalah sosok dari Olivia Ong)

begini kira-kira liriknya….

Continue reading I’ll Move On – and YOU will guide me

William Tan Kian Meng – A Doctor Like No Other

9EC07806C3CEF57336176AE4AD2C4“I live my life beyond the wheelchair. I recognize my limitations and accentuate the positives in my life such as developing my mind and arms”

“Saya hidup melalui kursi roda. Saya menyadari keterbatasan saya dan memilih untuk mengutamakan hal-hal positif dalam hidup saya, seperti mengembangkan kecerdasan dan tangan saya”

Lahir tahun 1957, William Tan menderita polio sejak usia 2 tahun akibat tidak divaksinasi. Beliau menjalani kehidupannya di atas kursi roda karena menderita lumpuh dari pinggang ke bawah. Namun hal tersebut tidak menjadi kendala baginya untuk menaklukan berbagai tantangan hidup dan menjadikan hidupnya inspirasi bagi banyak orang. Tidak ingin menyerah dengan kondisinya, dia menunjukkan kekuatan yang luar biasa dalam mengatasi kesengsaraan hidupnya. Dari seorang drop-out TK, William selalu menduduki peringkat teratas di sekolah dasar Selegie Primary dan melanjutkan pendidikan menengah di Raffles Institution atas beasiswa pemerintah Singapura. Alumni National University of Singapore (NUS) yang mengambil jurusan Biologi & Psikologi ini menjadi pegawai negeri setelah lulus tahun 1980 Untuk mengejar impiannya menjadi seorang peneliti dan dokter, dia mengambil program pascasarjana di luar negeri (di antaranya Harvard, USA dan Oxford, Inggris) sejak tahun 1989. Ia berhasil mendapatkan gelar PhD dalam bidang neuroscience di pusat riset terkemuka di dunia, Mayo Clinic, Missisipi , USA. Saat ini, DR. William Tan dikenal luas sebagai seorang neuroscientist (ahli bedah syaraf otak), medical doctor dan pemerhati sosial.

Continue reading William Tan Kian Meng – A Doctor Like No Other