Ibu Tua yang Misterius

clip_image002

Saat siang jam 12 adalah saat yang dinantikan oleh setiap karyawan yang bekerja dalam sebuah organisasi perusahaan. Begitu pula dengan siang ini, deadline yang mepet, beban pekerjaan yang semakin hari bertambah dan lain sebagainya. Jam 12 bisa diibaratkan seperti "pitstop" seperti dalam olahraga adu balap F1. Siang ini pitstop akhirnya dimulai, dengan sedikit rasa lemas, ngantuk dan sedikit menggerutu akan keadaan hari ini aku menuruni lift, jalan pelan keluar dari kantor sambil mengamati pemandangan galian kabel telpon yang tak kunjung selesai dan menjadi tempat sampah baru bagi masyarakat Jakarta, kota yang konon paling bersih no. 3 di Asia.

Ahhh aku juga malas membahas kota Jakarta.

Tibalah saatnya untuk mencari makan siang dan akhirnya aku memilih makan di sebuah kantin yang tak jauh dari kantor. Semenjak datang, ekor mata aku sudah melirik ke arah seorang wanita tua yang sedang makan siang juga dan sambil memegang tongkatnya, prediksiku sih umur 70 than. Makan dengan lahap kelihatannya sambil menggumam dan ketika aku masuk pun beliau melemparkan senyumnya kepadaku dan kubalas dengan senyum yang aku paksakan. Aku pun mengambil soto ayam pesananku dan kuberanikan duduk satu meja dengan ibu tua itu. Setelah membuka makan siang dengan tanda salib, aku pun siap memakan suapan pertama, tiba-tiba aku mendengar suara ibu itu. “of u nu een katholiek?” sejenak aku kaget, ternyata ibu itu berbicara dengan ku dalam bahasa Belanda, dalam sekian detik aku terdiam, dan dia mengulangi pertanyaannya “ka dō ka wa katorikku desu ka?” sejenak aku termangu dan kemudian aku menjawabnya “hai , watashi wa katorikku da shūkyō” dan sejenak kami terlibat pembicaraan dalam bahasa Jepang. Beberapa menit kemudian beliau kembali dalam bahasa Indonesia untuk berbicara dengan ku. Mulai dengan pembicaraan soal kehidupan yang dia ceritakan kepadaku dan ternyata beliau menguasai 7 bahasa !!! sangat gila memang, Orang yang aku nilai biasa saja dari tampilan luar namun ternyata sangat bijaksana ibu tua itu.

Tidak terasa sudah 45 menit dihabiskan untuk menerima petuah darinya, dari orang yang tidak aku kenal sama sekali. Beliau mau berbagi pengalaman hidup, mulai dari bagaimana mengikhlaskan keadaan yang kadang tidak sesuai dengan apa yang kita angankan, bagaimana untuk bersikap dalam keadaan yang tidak mengenakkan dan satu hal yang aku merasa sangat beruntung untuk bertemu dengannya hari ini, Beliau mengingatkanku untuk selalu bersyukur bahkan dalam keaadan yang sangat tidak mengenakkan bagiku. Akhirnya beliau pamit untuk pergi, senyumnya yang ramah mengantarkannya meninggalkan kantin itu. Sebelum pamit beliau mengajakku menutup makan siang itu dengan berdoa bersama dan pada akhirnya beliau benar-benar pergi.

Sedikit ada rasa ingin tahu mengenai dirinya dan akhirnya aku buru-buru untuk menuju kasir dan membayar makan siangku. Aaaah ternyata beliau juga mentraktirku untuk makan siang. Pelayan kantin berkata kalau beliau membayar dengan uang seratus ribuan dan kembaliannya ditinggal untuk sang pelayan. Aku susul keluar ternyata ibu itu sudah menghilang dibalik para penumpang yang akan naik bis. Berpikir sejenak dan bergumam, cepat juga jalannya untuk seorang ibu tua 70 tahun berjalan dengan menggunakan tongkat. Aku menghela nafas berat, betapa beruntungnya aku hari ini, Yang Mahakuasa mengirim ibu itu untuk mengingatkanku, masih ditraktir makan siang lagi. Memang DIA sungguh baik. Terima kasih untuk Ibu tua yang misterius itu. Sebuah berkat bagiku untuk bertemu dengan beliau.

Gambar dari

 http://www.blackandwhiteincolors.net/photos/NEW%20CHARACTERS/old%20lady%2099.JPG

Published by

Richard Reynaldo

Richard Reynaldo alias Raden Mas Gandrik

6 thoughts on “Ibu Tua yang Misterius”

  1. Pengalaman yg sungguh tak terduga dan Anda juga termasuk dalam kategori orang yg mengagumkan karena Anda dapat mengingat betul2 kata2 dari Sang Ibu yg bertalenta luar biasa seperti Anda juga :o) Cerita yg sungguh menginspirasi bahwa tidak semua hal hanya bisa dilihat dari luarnya saja. Teruskan karya Anda dengan menulis sebuah buku…
    Love you🙂

  2. nanda :

    Mantabs…
    Jadi pengen ketemu juga sama ibu itu… Hehee…

    semoga memang bisa bertemu dengan ibu itu (kembali) nuwun atas kunjungannya,

  3. Titi :

    Pengalaman yg sungguh tak terduga dan Anda juga termasuk dalam kategori orang yg mengagumkan karena Anda dapat mengingat betul2 kata2 dari Sang Ibu yg bertalenta luar biasa seperti Anda juga :o ) Cerita yg sungguh menginspirasi bahwa tidak semua hal hanya bisa dilihat dari luarnya saja. Teruskan karya Anda dengan menulis sebuah buku…
    Love you :)

    doakan saja ada penerbit yang mau…hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s